Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Ratusan Jemaah Haji Pemalang Tiba di Tanah Air, Bupati Anom: Semoga Menjadi Haji Mabrur Bupati Anom Pimpin Penanaman 3.000 Mangrove di Pemalang, Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 Biaya Kelulusan TK Nyaris Rp. 1 Juta per Anak, Kadisdik Pemalang Soroti Anggaran Ijazah. Patungan Kurban Warga LDII Pemalang Tembus Rp 3,34 Miliar, 127 Sapi dan 84 Kambing Haru dan Bangga! SMK YPIB Brebes Lepas Angkatan ke-15, Siap Cetak Lulusan Profesional Beradab. Pemalang Wedding Festival 2026 Resmi Dibuka, 105 Vendor Serbu Pasar—Target Transaksi Tembus Rp20 Miliar!

Berita

Rizal Bawazier: Kampanye LGBT di Pemalang Harus Ditindak Tegas

badge-check


					Rizal Bawazier: Kampanye LGBT di Pemalang Harus Ditindak Tegas Perbesar

Suarapemalang.com|Pemalang – Dugaan kampanye terkait dukungan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) oleh seorang influencer asal Pemalang, Jawa Tengah, berinisial DW (28), menjadi perbincangan hangat di media sosial. Isu ini kemudian menuai tanggapan serius dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rizal Bawazier.

Dalam pernyataan resminya yang diterima Suarapemalang.com pada Selasa, 8 Juli 2025, Rizal Bawazier menegaskan bahwa dirinya sebagai wakil rakyat untuk Daerah Pemilihan X Jawa Tengah, yang meliputi Pemalang, Pekalongan, dan Batang, menolak dengan keras kampanye atau penyebaran nilai-nilai LGBT secara terbuka di ruang publik.

“Saya sebagai wakil rakyat untuk Dapil X Jateng yang meliputi Pemalang, Pekalongan, dan Batang menolak dengan keras kampanye atau penyebaran nilai-nilai LGBT secara terbuka di ruang publik,” katanya dengan tegas dan lugas.

Rizal Bawazier juga menekankan bahwa tidak ada toleransi untuk kampanye atau penyebaran seperti ini di daerah Dapil X. Menurutnya, hal ini melanggar akidah semua agama dan tidak dapat diterima oleh masyarakat.

“Ini melanggar akidah semua agama,” ujarnya singkat dan jelas, menegaskan kembali posisinya yang menolak kampanye LGBT di daerahnya.

Sebagai politisi PKS, Rizal Bawazier berharap agar aparat Pemerintah Daerah dan Polres setempat serta jajarannya dapat menyelesaikan hal ini dengan serius dan tuntas. Menurutnya, perlu adanya tindakan yang memiliki efek jera untuk kampanye seperti ini sehingga tidak ada lagi kampanye-kampanye serupa di Pemalang, Pekalongan, dan Batang.

“Tindak dengan efek jera untuk kampanye seperti ini sehingga tidak ada lagi kampanye-kampanye seperti ini di Pemalang, Pekalongan, dan Batang,” imbuhnya, menegaskan kembali pentingnya tindakan tegas dari pihak berwajib.

Lebih lanjut, Rizal Bawazier juga menambahkan bahwa jika para LGBT itu merasa bahwa sifat mereka adalah alami, maka sangat salah jika mereka kampanyekan di Pemalang. Menurutnya, hal ini sangat meresahkan dan harus ditindak tegas oleh pihak berwajib.

“Ini sangat meresahkan dan harus ditindak tegas,” pungkasnya, menutup pernyataannya dengan penegasan kembali sikapnya yang menolak kampanye LGBT di daerahnya. Dengan demikian, Rizal Bawazier menunjukkan sikap tegasnya terhadap kampanye LGBT di daerahnya dan berharap agar pihak berwajib dapat menindaklanjuti kasus ini dengan serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ratusan Jemaah Haji Pemalang Tiba di Tanah Air, Bupati Anom: Semoga Menjadi Haji Mabrur

7 Juni 2026 - 23:51 WIB

Ratusan Jemaah Haji Pemalang Tiba di Tanah Air, Bupati Anom: Semoga Menjadi Haji Mabrur

Bupati Anom Pimpin Penanaman 3.000 Mangrove di Pemalang, Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

7 Juni 2026 - 10:42 WIB

Bupati Anom Pimpin Penanaman 3.000 Mangrove di Pemalang, Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Biaya Kelulusan TK Nyaris Rp. 1 Juta per Anak, Kadisdik Pemalang Soroti Anggaran Ijazah.

3 Juni 2026 - 12:07 WIB

Patungan Kurban Warga LDII Pemalang Tembus Rp 3,34 Miliar, 127 Sapi dan 84 Kambing

27 Mei 2026 - 16:02 WIB

Sekda Pemalang Belum Juga Dipilih, Ada Apa di Balik Keterlambatan Penetapan Sekda..?

30 April 2026 - 13:07 WIB

Trending di Berita