Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Pemalang Salurkan KUR Rp 766 Miliar Hingga Juli 2026 Aris Ismail Tegaskan Tak Kejar Kursi Wabup Pemalang: “Hormati Proses Hukum dan Mekanisme Partai” Di Tengah Krisis Air Bersih, NU Peduli Hadir Membawa Harapan bagi 978 Warga Pagenteran Siswa Meninggal Dunia Diduga Usai Dikeroyok Lima Teman, Polisi Tunggu Hasil Otopsi KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Berita

Rizal Bawazier: Kampanye LGBT di Pemalang Harus Ditindak Tegas

badge-check


					Rizal Bawazier: Kampanye LGBT di Pemalang Harus Ditindak Tegas Perbesar

Suarapemalang.com|Pemalang – Dugaan kampanye terkait dukungan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) oleh seorang influencer asal Pemalang, Jawa Tengah, berinisial DW (28), menjadi perbincangan hangat di media sosial. Isu ini kemudian menuai tanggapan serius dari berbagai pihak, termasuk anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Rizal Bawazier.

Dalam pernyataan resminya yang diterima Suarapemalang.com pada Selasa, 8 Juli 2025, Rizal Bawazier menegaskan bahwa dirinya sebagai wakil rakyat untuk Daerah Pemilihan X Jawa Tengah, yang meliputi Pemalang, Pekalongan, dan Batang, menolak dengan keras kampanye atau penyebaran nilai-nilai LGBT secara terbuka di ruang publik.

“Saya sebagai wakil rakyat untuk Dapil X Jateng yang meliputi Pemalang, Pekalongan, dan Batang menolak dengan keras kampanye atau penyebaran nilai-nilai LGBT secara terbuka di ruang publik,” katanya dengan tegas dan lugas.

Rizal Bawazier juga menekankan bahwa tidak ada toleransi untuk kampanye atau penyebaran seperti ini di daerah Dapil X. Menurutnya, hal ini melanggar akidah semua agama dan tidak dapat diterima oleh masyarakat.

“Ini melanggar akidah semua agama,” ujarnya singkat dan jelas, menegaskan kembali posisinya yang menolak kampanye LGBT di daerahnya.

Sebagai politisi PKS, Rizal Bawazier berharap agar aparat Pemerintah Daerah dan Polres setempat serta jajarannya dapat menyelesaikan hal ini dengan serius dan tuntas. Menurutnya, perlu adanya tindakan yang memiliki efek jera untuk kampanye seperti ini sehingga tidak ada lagi kampanye-kampanye serupa di Pemalang, Pekalongan, dan Batang.

“Tindak dengan efek jera untuk kampanye seperti ini sehingga tidak ada lagi kampanye-kampanye seperti ini di Pemalang, Pekalongan, dan Batang,” imbuhnya, menegaskan kembali pentingnya tindakan tegas dari pihak berwajib.

Lebih lanjut, Rizal Bawazier juga menambahkan bahwa jika para LGBT itu merasa bahwa sifat mereka adalah alami, maka sangat salah jika mereka kampanyekan di Pemalang. Menurutnya, hal ini sangat meresahkan dan harus ditindak tegas oleh pihak berwajib.

“Ini sangat meresahkan dan harus ditindak tegas,” pungkasnya, menutup pernyataannya dengan penegasan kembali sikapnya yang menolak kampanye LGBT di daerahnya. Dengan demikian, Rizal Bawazier menunjukkan sikap tegasnya terhadap kampanye LGBT di daerahnya dan berharap agar pihak berwajib dapat menindaklanjuti kasus ini dengan serius.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita