SuaraPemalang.com – Nama Aris Ismail, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus kader Partai Golkar, belakangan disebut-sebut dalam berbagai informasi dan spekulasi masyarakat sebagai salah satu kandidat yang berpeluang mengisi jabatan Wakil Bupati Pemalang.
Menanggapi kabar tersebut, Aris Ismail memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak sedang mengejar jabatan Wakil Bupati Pemalang dan memilih untuk tetap fokus menjalankan amanah yang saat ini diberikan kepadanya.
Dalam keterangannya, Aris menyampaikan apresiasi kepada sejumlah media yang telah memberikan ruang kepada masyarakat terkait isu pengisian kekosongan Wakil Bupati Pemalang.
Namun, ia menegaskan bahwa proses hukum yang berkaitan dengan perkara opeas8 tangkap tangan KPK melibatkan Bupati Pemalang harus tetap dihormati.
Menurutnya, proses hukum perlu diberikan ruang untuk berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Tak Pernah Meminta atau Menghendaki Jabatan Wabup Aris juga menanggapi munculnya namanya dalam berbagai pemberitaan maupun perbincangan mengenai kemungkinan pengisian jabatan Wakil Bupati Pemalang.
Aris Ismail menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menghendaki ataupun meminta jabatan tersebut.
Sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Aris mengatakan dirinya akan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai kader serta bagian dari unsur pimpinan DPRD.
Dirinya juga meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan berdasarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Kami mengimbau agar seluruh masyarakat Kabupaten Pemalang tidak mudah terpengaruh oleh berbagai spekulasi, klaim, maupun informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.”imbaunya
Tetap Ikuti Koridor Keputusan Partai
Sebagai kader Partai Golkar, Aris menegaskan bahwa dirinya tetap berada pada koridor keputusan dan arahan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Pemalang.
Apabila nantinya terdapat keputusan organisasi terkait persoalan tersebut, ia menyatakan akan menghormati dan menjalankannya sesuai mekanisme serta ketentuan internal partai.
Sikap tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Aris tidak ingin berspekulasi mengenai siapa yang nantinya akan mengisi posisi Wakil Bupati Pemalang.
“Aris Ismail tidak sedang mengejar jabatan Wakil Bupati Pemalang. Beliau tetap fokus menjalankan amanah yang saat ini diberikan kepadanya dan menyerahkan sepenuhnya setiap keputusan kepada mekanisme hukum, ketentuan perundang-undangan, serta keputusan organisasi Partai Golkar,” demikian poin penting dalam klarifikasi tersebut.
Aris berharap klarifikasi ini dapat memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat sekaligus mencegah munculnya kesalahpahaman di tengah berkembangnya berbagai spekulasi mengenai pengisian jabatan Wakil Bupati Pemalang.
Dengan demikian, untuk sementara Aris memilih tetap fokus pada tugasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang dan menyerahkan dinamika pengisian jabatan Wakil Bupati kepada proses serta mekanisme yang berlaku.
Abimanyu














