Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Pemalang Salurkan KUR Rp 766 Miliar Hingga Juli 2026 Aris Ismail Tegaskan Tak Kejar Kursi Wabup Pemalang: “Hormati Proses Hukum dan Mekanisme Partai” Di Tengah Krisis Air Bersih, NU Peduli Hadir Membawa Harapan bagi 978 Warga Pagenteran Siswa Meninggal Dunia Diduga Usai Dikeroyok Lima Teman, Polisi Tunggu Hasil Otopsi KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Nasional

Rakor Penguatan Strategi Peningkatan IPM Kabupaten Pemalang Tahun 2025

badge-check


					oppo_0 Perbesar

oppo_0

SuaraPemalang.com – Guna meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang, mengadakan kegiatan bertajuk “Rakor Penguatan Peningkatan IPM”.

Rakor tersebut diharapkan bisa menumbuhkan serta meningkatkan IPM di Kabupaten Pemalang ini membahas semua aspek yang ada.

Tidak hanya cara berfikir, aspek kesehatan, pembangunan, penghasilan, ekonomi, dan lain sebagainya ini dirasakan perlu agar mampu bersaing dengan kabupaten atau kota lainnya.

Dalam Sambutannya, Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mengatakan, perlu ada perjuangan dari semua pihak untuk meningkatkan IPM.

“Semua pihak harus bergandeng tangan, bekerjasama, bahu membahu untuk meningkatkan IPM.”, katanya, (2/9/2025).

Tidak hanya dalam hal perekonomian, rakor tersebut juga membahas semua hal yang sudah ada serta terjadi di Pemalang. Segi pendidikan, masih banyaknya anak putus sekolah, faktanya selama ini justru terkesan “Omon Omon saja tanpa Realisasi”.

Segi kesehatan, masih banyak warga masyarakat yang tidak mendapatkan jaminan kesehatan secara menyeluruh. Hingga terkait segi pembangunan yang jelas masih banyak rumah reot tidak tersentuh oleh penanganan Pemerintah. Namun rumah yang tergolong bagus justru tersentuh oleh penanganan Pemerintah.

“Banyak rumah reot tidak tertangani, tapi banyak juga rumah bagus justru tertangani. Dengan adanya cap atau stempel keluarga tidak mampu. Pendidikan pun selama ini tidak tampak greget. Untuk itu, ayo bersama sama berjuang demi meningkatkan IPM Kabupaten Pemalang.”, imbuh Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes.

(Yeni)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Ekbis