Menu

Mode Gelap
Ngobras Bareng Rizal Bawazier, PKS Pemalang Fokuskan Penguatan Ekonomi Kader PKS Hadir di Tengah Banjir, Ringankan Beban Warga Ampelgading, Comal dan Ulujami PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbangan Kejari Pemalang Paparkan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target hingga 288 Persen Rapat Anggota Sukses Digelar, Sahabat Imam Ropii Nahkodai PR GP Ansor Desa Danasari  TP PKK dan PWI Pemalang Kolaborasi Jaga Bumi Lewat Gerakan ‘RABU PON’ di Bukit Tangkeban

Pendidikan

PPKBD Pemalang Diminta Ikut Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak dalam Penyuluhan

badge-check


					PPKBD Pemalang Diminta Ikut Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak dalam Penyuluhan Perbesar

SuaraPemalang.com – Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Kabupaten Pemalang diminta tidak hanya fokus pada penyuluhan seputar program Keluarga Berencana (KB), tetapi juga menyampaikan materi mengenai Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam kegiatan Jambore Bangga Kencana. Menurutnya, kasus-kasus PPA di Pemalang cukup banyak dan memerlukan perhatian khusus, baik dari sisi penanganan maupun pencegahannya.

“Tak hanya tentang KB, PPA juga dijadikan materi dalam penyampaian bapak/ibu semua melakukan kegiatan penyuluhan. Intinya ada treatment terhadap kasus PPA ini terutama anak. Kalau ribut sedikit dalam keluarga itu wajar, tapi jangan berkelanjutan, karena yang jadi korban biasanya anak,” tegas Anom.

Kepala Dinsos KBPP Pemalang, Mu’minun, menambahkan bahwa Jambore Bangga Kencana digelar sebagai wadah silaturahmi, bertukar pengalaman, serta meningkatkan wawasan tenaga lini lapangan.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan untuk memotivasi kinerja PPKBD agar semakin optimal.

Sementara itu, perwakilan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Hafiz, menyatakan dukungan penuh terhadap program pengendalian penduduk dan KB.

Harun menilai isu global seperti depopulasi di beberapa negara harus menjadi perhatian, sehingga Indonesia tetap konsisten menjalankan program dua anak cukup.

“Kita tidak ingin Pemalang nantinya justru berkurang penduduknya, tapi jumlahnya harus terkendali. Maka program dua anak itu baik,” ujar Harun.

Acara Jambore Bangga Kencana semakin meriah dengan penampilan yel-yel dari 15 kontingen peserta, terdiri atas 14 kecamatan dan perwakilan Dinsos KBPP.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Pemalang bersama DPRD Jawa Tengah juga menyerahkan secara simbolis honor PPKBD yang bersumber dari APBD Kabupaten Pemalang tahun 2025.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

TP PKK dan PWI Pemalang Kolaborasi Jaga Bumi Lewat Gerakan ‘RABU PON’ di Bukit Tangkeban

16 November 2025 - 13:05 WIB

Ombudsman RI Kunjungi Pemalang, Bupati Anom Tegaskan Komitmen Wujudkan Layanan Publik Tanpa Maladministrasi

3 November 2025 - 16:00 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Gizi Anak dan Ekonomi Lokal Pemalang

3 November 2025 - 14:00 WIB

Gubernur Jateng Puji Desa Penggarit: Festival Mangga Pemalang Jadi Motor Ekonomi Baru

1 November 2025 - 14:30 WIB

Anom Widiyantoro Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Penyiaran di Ajang KPID Jateng 2025

31 Oktober 2025 - 16:00 WIB

Trending di Berita