Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Peran Bunda PAUD dalam Pengembangan PAUD Holistik Integratif dan Sosialisasi Kebijakan Pendidikan 1 Tahun Pra SD Raker TP PKK Gandeng DLH Pemalang: Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk dan Maggot Bernilai Ekonomis Sidak Ketua TP PKK ke RSUD M Ashari, Dengarkan Langsung Suara Pasien dan Tinjau Perubahan Layanan BRI Beri Apresiasi Agen BRILink Terbaik di Pemalang, Aldila Savarela Nor Turun Langsung BRI Peduli Perkuat Sarana Pendidikan Keagamaan melalui Pavingisasi MDT Riyadlatul Uqul Pakembaran BRI Peduli Hadir untuk Pendidikan, MDT Walisongo Kebongede Terima Bantuan Pembangunan Sarana

Berita

Pantau Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Tim Adipura Kunjungi Pemalang

badge-check


					Pantau Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Tim Adipura Kunjungi Pemalang Perbesar

SuaraPemalang.com – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menerima kunjungan Tim Pemantau Adipura Koordinator Wilayah Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Jawa Tengah, Selasa. 16 September 2025,

Bertempat di ruang Gadri rumah dinas Bupati. Kehadiran tim tersebut menjadi momentum penting bagi Pemalang dalam memperkuat komitmen menuju penghargaan Adipura.

Bupati Anom menegaskan, kunjungan ini memberi motivasi baru sekaligus dorongan semangat bagi Pemalang untuk meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Merupakan suatu kehormatan bisa hadir di Kabupaten Pemalang. Kehadiran ini tentu menjadi motivasi sekaligus semangat untuk membantu Pemalang meraih Adipura dan semakin menyadarkan kita pentingnya menjaga lingkungan. Sebab jika tidak berawal dari kesadaran bersama, maka kondisi lingkungan akan tetap semrawut,” ujarnya.

Menurut Anom, evaluasi dari tim pemantau menjadi acuan penting dalam menyusun rencana strategis dan standar pengelolaan lingkungan sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.

Ia menekankan bahwa tantangan ke depan semakin berat karena adanya kompetisi antar daerah dalam penanganan sampah, isu sosial, hingga tata kelola lingkungan.

“Banyak hal sudah dicapai, tetapi tantangan ke depan lebih kompleks. Kabupaten lain bisa mengatasi lingkungannya dengan baik, sehingga Pemalang juga harus memiliki konsep jelas untuk menghadapi persoalan sampah di masa depan,” tandasnya.

Ketua Tim Pemantau Adipura Jawa Tengah, Atik Suryaningsih, menyampaikan bahwa pemantauan dilakukan untuk menilai sejauh mana program Adipura berjalan di daerah.

Program ini, kata dia, menjadi tolok ukur dalam mengukur kinerja kabupaten/kota dalam pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pemalang, Wiji Mulyati, mengungkapkan pihaknya bersama OPD terkait terus berkomitmen melakukan langkah nyata dalam peningkatan kualitas lingkungan.

“Pada tahun 2025, DLH Pemalang telah menyusun master plan pengelolaan lingkungan dengan peta jalan hingga tahun 2026–2035,” jelasnya.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita