Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Haru dan Bangga! SMK YPIB Brebes Lepas Angkatan ke-15, Siap Cetak Lulusan Profesional Beradab. Pemalang Wedding Festival 2026 Resmi Dibuka, 105 Vendor Serbu Pasar—Target Transaksi Tembus Rp20 Miliar! Sekda Pemalang Belum Juga Dipilih, Ada Apa di Balik Keterlambatan Penetapan Sekda..? Gaspol Ekonomi Desa! Kasdim Pemalang Serahkan 50 Mobil Operasional KDKMP, Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo Kadis Pendidikan Sentil Outing Class Mahal, Halal Bihalal Yayasan Dian Dharma Tegaskan: Pendidikan Tak Harus Glamour! Semangat HUT ke-76, Satpol PP Pemalang Gandeng PMI Gelar Donor Darah Massal

Pendidikan

Luka Batin Tak Terhapus: Korban Kekerasan Seksual di Sekolah Dasar Bodeh Masih Trauma

badge-check


					Luka Batin Tak Terhapus: Korban Kekerasan Seksual di Sekolah Dasar Bodeh Masih Trauma Perbesar

Suarapemalang.com|Pemalang – Seorang wali murid di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, mengungkapkan kronologi dugaan tindak kekerasan seksual yang menimpa putrinya yang masih bersekolah di sekolah dasar. Dugaan kekerasan seksual tersebut diduga dilakukan oleh oknum guru berinisial RHS di salah satu ruangan sekolah dasar di Kecamatan Bodeh.

Menurut keterangan wali murid tersebut, pelecehan seksual terjadi pada tahun 2024. Putrinya diduga menjadi sasaran kekerasan seksual dan mengalami trauma mendalam setelah kejadian tersebut. Korban mengaku bahwa oknum guru tersebut memegang bagian paha dan kemaluannya setelah matanya ditutup kain dan disuruh membuka celana panjang.

Wali murid tersebut juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama tiga orang tua korban lainnya telah mengadukan kasus ini ke Polres Pemalang pada Rabu, 11 Juni 2025. Mereka membawa anak-anak yang menjadi korban dan memberikan keterangan kepada pihak kepolisian.

Hingga kini, proses hukum masih berjalan dan wali murid tersebut diminta menunggu perkembangan lebih lanjut. Sebagai orang tua, dia berharap proses hukum berjalan cepat dan pelaku mendapatkan hukuman setimpal. “Ini sangat berdampak pada psikis anak. Mereka bisa merasa tertekan dan malu,” tegasnya.

Wali murid tersebut juga mengungkapkan kepedihan sebagai orang tua. “Anak yang kami besarkan dengan kasih sayang diperlakukan seperti ini oleh seorang pendidik. Luka batinnya mungkin tak akan hilang,” tambahnya dengan nada sedih.

Sementara itu, Bambang Sugiarto selaku Koordinator Wilayah Kecamatan (KWK) Bodeh membenarkan adanya oknum guru SD yang dilaporkan ke pihak kepolisian. Ia juga mengatakan bahwa yang bersangkutan masih berstatus Guru Wiyata Bakti. “Iya benar. Kasusnya saat ini sudah ditangani pihak kepolisian,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum guru RHS saat ini diamankan di Polsek Bodeh. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan pernyataan resminya atau faktanya sesuai yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Haru dan Bangga! SMK YPIB Brebes Lepas Angkatan ke-15, Siap Cetak Lulusan Profesional Beradab.

6 Mei 2026 - 12:58 WIB

Sekda Pemalang Belum Juga Dipilih, Ada Apa di Balik Keterlambatan Penetapan Sekda..?

30 April 2026 - 13:07 WIB

Gaspol Ekonomi Desa! Kasdim Pemalang Serahkan 50 Mobil Operasional KDKMP, Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo

16 April 2026 - 16:15 WIB

Kadis Pendidikan Sentil Outing Class Mahal, Halal Bihalal Yayasan Dian Dharma Tegaskan: Pendidikan Tak Harus Glamour!

15 April 2026 - 16:30 WIB

Semangat HUT ke-76, Satpol PP Pemalang Gandeng PMI Gelar Donor Darah Massal

15 April 2026 - 12:10 WIB

Trending di Berita