Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Siswa Meninggal Dunia Diduga Usai Dikeroyok Lima Teman, Polisi Tunggu Hasil Otopsi KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang Babak Baru Kasus OTT Pemalang, Rumah Bupati Anom Widiyantoro Resmi Disegel KPK KPK OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan dan Uang Tunai Lebih Rp2 Miliar Disita KPK Segel Dua Rumah di Pemalang dan Ruang Kepala DPU, Salah Satunya Dikaitkan dengan Kontraktor Lingkaran Bupati

Hukum

Satpol PP Pemalang Tegakkan Perda, Amankan 30 Orang di Dua Lokasi

badge-check


					Satpol PP Pemalang Tegakkan Perda, Amankan 30 Orang di Dua Lokasi Perbesar

SuaraPemalang.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pemalang bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menggelar operasi penegakan perda. Senin 9 Seprember 2025 malam.

Operasi ini menindaklanjuti laporan massarakat serta penegakan Perda Kabupaten Pemalang Nomor 13 Tahun 2013 tentang Tanda Usaha Pariwisata serta Perda Nomor 12 Tahun 2019 tentang Penanggulangan Pelacuran.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Pemalang, Khusnul Khotimah, menjelaskan, para muda-mudi yang terjaring diketahui menyewa kamar untuk waktu singkat, sekitar 1–2 jam, padahal bukan pasangan suami istri sah.

Penertiban berlangsung sejak pukul 21.00 WIB di dua titik, yakni sebuah home stay di Desa Purwosari, Kecamatan Comal, dan warung di Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading.

Dari dua lokasi tersebut, petugas mengamankan total 30 orang, masing-masing 15 orang dari home stay dan 15 orang dari warung.

Seorang pemilik home stay serta dua pengelola warung juga turut dibawa ke kantor Satpol PP untuk dimintai keterangan.

“Seluruh pihak yang diamankan telah dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pemeriksaan dan Berita Acara Pemeriksaan (BAP),” terang Khusnul.

Satpol PP menegaskan, apabila terbukti melanggar perda, kasus akan ditindaklanjuti melalui sidang tindak pidana ringan (Tipiring).

Langkah ini disebut sebagai wujud komitmen Pemkab Pemalang dalam menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, sekaligus memastikan usaha pariwisata berjalan sesuai aturan yang berlaku.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita