Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang Babak Baru Kasus OTT Pemalang, Rumah Bupati Anom Widiyantoro Resmi Disegel KPK KPK OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan dan Uang Tunai Lebih Rp2 Miliar Disita KPK Segel Dua Rumah di Pemalang dan Ruang Kepala DPU, Salah Satunya Dikaitkan dengan Kontraktor Lingkaran Bupati Musibah di Awal Masa Jabatan Dirut Baru, Perumda Air Minum Tirta Mulia Pemalang Terbakar

News

Pemalang Wedding Festival 2026 Resmi Dibuka, 105 Vendor Serbu Pasar—Target Transaksi Tembus Rp20 Miliar!

badge-check


					Pemalang Wedding Festival 2026 Resmi Dibuka, 105 Vendor Serbu Pasar—Target Transaksi Tembus Rp20 Miliar! Perbesar

SuaraPemalang.com – Pemalang kembali diramaikan dengan gelaran spektakuler dunia pernikahan. Pemalang Wedding Festival (PWF) 2026 resmi dibuka pada Jumat sore, 1 Mei 2026, di RGP Convention Center, Kelurahan Bojongbata, Kabupaten Pemalang.

Event tahunan yang kini memasuki tahun ketiga ini langsung menyedot perhatian publik dengan kehadiran ratusan vendor terbaik.

Festival ini dibuka secara resmi oleh Ketua Asosiasi Vendor Wedding Pemalang, Ali Hamasco, dan turut dihadiri Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Dalam sambutannya, Bupati Anom menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif.

“Kami mendukung penuh industri ekonomi kreatif dan memberikan ruang seluas-luasnya agar sektor ini terus berkembang di Kabupaten Pemalang,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya festival ini sebagai solusi bagi calon pengantin yang ingin menghadirkan konsep pernikahan unik dan berbeda.

“Momen pernikahan adalah hal spesial, tentu mereka ingin merancangnya seunik mungkin,” imbuhnya.

Digelar selama tiga hari, 1–3 Mei 2026, PWF menghadirkan beragam layanan lengkap, mulai dari dekorasi, make up artist, katering, dokumentasi, henna, hingga undangan.

Tahun ini, jumlah peserta meningkat signifikan menjadi 105 vendor, naik dari 80 vendor pada tahun sebelumnya.

Menurut Ali Hamasco, festival ini bukan sekadar pameran, tetapi juga ajang transaksi dan kolaborasi bisnis. Pada tahun 2025 lalu, PWF mencatatkan 240 transaksi kerja sama dengan nilai mencapai Rp15 miliar.

“Tahun ini kami menargetkan minimal 300 dealing dengan nilai sekitar Rp20 miliar,” ungkapnya optimistis.

Dukungan juga datang dari sektor swasta, salah satunya PT Rizki Group Propertyndo. Melalui Manajer Operasionalnya, Dino Rivani, perusahaan menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam pengembangan industri wedding di Pemalang.

“Kami ingin membangun simbiosis mutualisme, dan event ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan kami,” jelas Dino.

Di hari pertama, suasana pameran sudah terlihat padat pengunjung. Calon pengantin bersama keluarga tampak antusias mengunjungi berbagai stan untuk mencari inspirasi sekaligus berkonsultasi langsung dengan vendor.

Dengan antusiasme tinggi dan target transaksi fantastis, Pemalang Wedding Festival 2026 diprediksi menjadi salah satu event ekonomi kreatif paling “panas” di tahun ini.

Abimanyu***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Khazanah