Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Pemalang Salurkan KUR Rp 766 Miliar Hingga Juli 2026 Aris Ismail Tegaskan Tak Kejar Kursi Wabup Pemalang: “Hormati Proses Hukum dan Mekanisme Partai” Di Tengah Krisis Air Bersih, NU Peduli Hadir Membawa Harapan bagi 978 Warga Pagenteran Siswa Meninggal Dunia Diduga Usai Dikeroyok Lima Teman, Polisi Tunggu Hasil Otopsi KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Berita

Pemalang Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Desa yang Efektif

badge-check


					Pemalang Jadi Contoh Pengelolaan Sampah Berbasis Desa yang Efektif Perbesar

SUARA PEMALANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, melakukan kunjungan ke Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Pemalang, pada Rabu, 28 Mei 2025. Dalam kunjungannya, Gubernur meninjau langsung sistem pengelolaan sampah yang ada di desa tersebut. Didampingi oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, Gubernur sangat kagum dengan sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di Desa Penggarit.

Menurut Gubernur, sistem pengelolaan sampah di Desa Penggarit dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Jawa Tengah. Jika semua desa dapat mengelola sampah seperti Desa Penggarit, maka permasalahan sampah di provinsi ini dapat teratasi. “Nanti akan kita diskusikan dengan Dinas bahwa 8.563 desa kalau semua desa bisa mengelola seperti ini selesai sudah permasalahan di Jawa Tengah terkait sampah,” ujarnya.

Gubernur menilai bahwa pengelolaan sampah di Desa Penggarit sangat efektif karena tidak memerlukan biaya yang tinggi. Selain itu, hasil dari pengelolaan sampah tersebut dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik dan pengurai amoniak. “Kita akan berdayakan karena hasil sampah ini ada yang dibuat pupuk organik, ada yang dibuat pengurai amoniak, dan ini efektif sekali, biayanya tidak terlalu tinggi tetapi dari basis desa sudah bisa dilaksanakan,” imbuhnya.

Ahmad Luthfi juga mengapresiasi inisiatif Bupati Pemalang dan perangkat desa setempat dalam mengembangkan pengelolaan sampah berbasis desa di Desa Penggarit. “Ini nanti kita akan kaji dulu yang penting kita punya studi banding konferhensif dengan beberapa investasi tentang sampah, tapi saya sebagai Gubernur apresiasi sekali kepada Pak Bupati dan Pak Lurah yang telah menginisiasi membuat pengelolaan sampah berbasis desa,” pungkasnya.

Kunjungan Gubernur ke Desa Penggarit ini juga dihadiri oleh pejabat terkait, termasuk Kepala OPD terkait di lingkungan Pemprov Jateng, Wakil Bupati Pemalang Nurkholes, Forkopimda Sekda Heriyanto bersama jajarannya, Ketua TP PKK dr. Noor Faizah Maenofie, Forkopimcam, dan Perangkat Desa setempat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita