SuaraPemalang.com – Seorang siswa berinisial AAF, pelajar SMP Negeri 4 Randudongkal, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia dan diduga menjadi korban pengeroyokan oleh lima teman sekolahnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Informasi dugaan pengeroyokan tersebut viral usai diunggah oleh akun Instagram @harianpemalang, sehingga memicu beragam reaksi dari masyarakat yang meminta agar kasus tersebut diusut secara tuntas.
Pada Senin, 3 Agustus 2026, jenazah korban telah menjalani proses otopsi. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban sekaligus melengkapi proses penyelidikan yang tengah dilakukan oleh pihak kepolisian.
Hingga berita ini diterbitkan, hasil otopsi belum diumumkan secara resmi. Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab meninggalnya korban.
Sementara itu, pihak SMP Negeri 4 Randudongkal maupun Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Pemakang belum memberikan keterangan resmi.
Upaya konfirmasi yang dilakukan awak media SuaraPemalang.com kepada kepala sekolah dan instansi terkait juga belum memperoleh tanggapan.
Kasus ini masih dalam penanganan aparat kepolisian. Masyarakat diimbau menunggu hasil penyelidikan dan hasil otopsi sebelum menarik kesimpulan terkait penyebab meninggalnya AAF.
Apabila terbukti terdapat unsur tindak pidana, proses hukum diharapkan berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Abimanyu














