Menu

Mode Gelap
Buka Dapur Umum, DPC PDI Perjuangan Pemalang Bersama Dede Indra Permana Bantu Warga Penakir Terdampak Banjir Festival Budaya Jimat Dibatalkan, Pemkab Pemalang Utamakan Keselamatan Warga Ngobras Bareng Rizal Bawazier, PKS Pemalang Fokuskan Penguatan Ekonomi Kader PKS Hadir di Tengah Banjir, Ringankan Beban Warga Ampelgading, Comal dan Ulujami PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbangan Kejari Pemalang Paparkan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target hingga 288 Persen

Berita

Bupati Pemalang dan Gubernur Jateng Luncurkan Program Penanaman Mangrove di Pesisir Jawa Tengah

badge-check


					Bupati Pemalang dan Gubernur Jateng Luncurkan Program Penanaman Mangrove di Pesisir Jawa Tengah Perbesar

Suarapemalang.com|Pemalang, Jawa Tengah – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan sejumlah tokoh nasional serta daerah berkumpul di Pantai Kertosari pada Jumat, 27 Juni 2025, untuk meluncurkan program “Selamatkan Pesisir Jawa Tengah” yang digagas oleh Yayasan Kelola Lingkungan Pesisir Nusantara. Program ini bertujuan untuk menanam dan merawat mangrove di wilayah pesisir Jawa Tengah sebagai upaya pelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyatakan bahwa program ini merupakan langkah konkret untuk bersahabat dengan alam. Ia juga menyebutkan bahwa gerakan “resik, hijau, dan apik” yang telah dijalankan di Pemalang menjadi modal untuk menggerakkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan menanam dan merawat mangrove sebagai upaya sederhana namun efektif untuk menyelamatkan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan bahwa program ini bukan hanya tentang penanaman mangrove, tetapi juga perawatan yang berkelanjutan. Ia meminta masyarakat dan stakeholder untuk secara rutin memeriksa dan merawat mangrove dan cemara laut yang telah ditanam, mengingat banyak kegiatan penanaman sebelumnya yang tidak berbuah hasil baik karena kurangnya perawatan.

Ketua Kelola Yayasan Pesisir Nusantara, Ardas Patra, melaporkan bahwa gerakan ini akan mencakup penanaman 5.000 pohon mangrove di Pantai Kertosari dan akan diperluas ke beberapa kabupaten lainnya di Jawa Tengah, termasuk Pemalang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang. Total area yang akan digarap mencapai 132 hektar dengan kebutuhan 500.000 batang mangrove. Program ini direncanakan berlangsung dari tahun 2025 hingga 2030 dengan tujuan untuk mengurusi seluruh pesisir utara Jawa Tengah.

Dengan adanya program ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, khususnya wilayah pesisir, dapat meningkat. Melalui upaya bersama ini, diharapkan pula lingkungan yang lebih sehat dan lestari dapat terwujud untuk generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buka Dapur Umum, DPC PDI Perjuangan Pemalang Bersama Dede Indra Permana Bantu Warga Penakir Terdampak Banjir

25 Januari 2026 - 21:05 WIB

Buka Dapur Umum, DPC PDI Perjuangan Pemalang Bersama Dede Indra Permana Bantu Warga Penakir Terdampak Banjir

Festival Budaya Jimat Dibatalkan, Pemkab Pemalang Utamakan Keselamatan Warga

25 Januari 2026 - 01:10 WIB

PKS Hadir di Tengah Banjir, Ringankan Beban Warga Ampelgading, Comal dan Ulujami

24 Januari 2026 - 06:44 WIB

Ketua DPC PKS Comal Maryono saat memberikan bantuan kepada warga terdampak (Dok. PKS)

PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbangan

20 Januari 2026 - 22:10 WIB

PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbanga

Kejari Pemalang Paparkan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target hingga 288 Persen

31 Desember 2025 - 16:31 WIB

Trending di Berita