Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Penuh Haru! Ratusan Anak TK/PAUD Rayakan HAN 2026, Kak Harris Gaungkan Perang Melawan Stunting Lewat Dongeng Dana Hibah Tahap I Resmi Bergulir, 188 Lembaga Keagamaan di Pemalang Kebagian Rp5,18 Miliar Sah! Budi Harsudiono Seto Aji Pimpin Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang Dari Daun Jadi Rupiah! TP PKK Pemalang Ajarkan Ecoprint dan Tata Boga untuk Dongkrak Ekonomi Warga BRI Peduli Aspal Jalan Dusun Benteng Desa Wanarata, Warga Bantarbolang Kini Nikmati Akses Lebih Baik BRI Peduli Dukung Pendidikan Keagamaan, Bangun Ruang Kelas MDA Walisongo Pemalang

Pendidikan

Penuh Haru! Ratusan Anak TK/PAUD Rayakan HAN 2026, Kak Harris Gaungkan Perang Melawan Stunting Lewat Dongeng

badge-check


					Penuh Haru! Ratusan Anak TK/PAUD Rayakan HAN 2026, Kak Harris Gaungkan Perang Melawan Stunting Lewat Dongeng Perbesar

SuaraPemalang.com [Bekasi] – Suasana ceria bercampur haru mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang digelar di Balai Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Ratusan siswa anak usia dini (PAUD) dan TK dari berbagai wilayah di Kabupaten Bekasi memadati lokasi untuk mengikuti kegiatan edukatif bertema perlindungan anak dan pencegahan stunting.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa upaya membangun Generasi Emas Indonesia dapat dimulai dari tingkat desa melalui kolaborasi pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Setiadarma Budi Raharjo, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi H. Ade Sukron, serta Kepala Desa Setiadarma Hj. Nunung Herawati yang memberikan dukungan penuh terhadap gerakan menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah bagi anak.

Ketua Panitia, Lusia, mengatakan bahwa peringatan Hari Anak Nasional tahun ini difokuskan pada kampanye pencegahan stunting melalui edukasi yang dikemas secara menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak maupun orang tua.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak seluruh orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga tumbuh kembang anak melalui pemenuhan gizi yang baik sejak usia dini,” ujarnya.

Sebagai bentuk edukasi sekaligus aksi nyata, panitia membagikan paket telur kepada ratusan anak, guru, orang tua, dan tamu undangan. Pembagian telur tersebut menjadi simbol pentingnya konsumsi protein hewani sebagai salah satu langkah sederhana namun efektif dalam mencegah stunting.

Puncak kemeriahan terjadi saat Pendongeng Anak Nasional, Kak Harris (Harris Rizki Akhiruddin), tampil bersama boneka kesayangannya, Ayis. Dengan gaya bercerita yang interaktif, penuh humor, dan sarat pesan moral,

Kak Harris berhasil mengajak anak-anak memahami pentingnya mengonsumsi makanan bergizi seperti sayur, buah, ikan, dan telur agar tumbuh sehat, cerdas, serta kuat.

Gelak tawa pecah ketika Ayis melontarkan candaan yang menghibur. Anak-anak tampak antusias menjawab pertanyaan, bernyanyi, bergerak bersama, hingga berebut kesempatan berinteraksi dengan boneka tersebut.

“Kalau ingin kuat, pintar, dan menjadi kebanggaan orang tua, jangan pilih-pilih makanan. Sayur, buah, ikan, dan telur adalah sahabat terbaik anak Indonesia,” pesan Kak Harris yang disambut tepuk tangan meriah para peserta.

Keceriaan juga dirasakan Deni, salah seorang siswa TK yang mengikuti kegiatan. Dengan wajah sumringah, ia mengaku sangat senang bisa bertemu langsung dengan Ayis.

“Aku senang sekali. Ayis lucu dan menggemaskan. Ceritanya juga seru,” katanya sambil tersenyum.
Suasana haru menyelimuti penghujung acara.

Puluhan anak masih mengerumuni Kak Harris dan Ayis untuk bersalaman, berfoto, hingga meminta pertunjukan dilanjutkan. Bahkan beberapa anak terlihat menangis karena tidak ingin sang pendongeng segera meninggalkan lokasi.

Momen tersebut menjadi bukti bahwa metode edukasi melalui dongeng mampu menyampaikan pesan penting tentang kesehatan, karakter, dan kasih sayang dengan cara yang menyenangkan sekaligus membekas di hati anak-anak.

Kegiatan di Desa Setiadarma ini merupakan bagian dari road show nasional Kak Harris dalam mengampanyekan pendidikan karakter, literasi, serta kesehatan anak di berbagai daerah. Usai dari Bekasi, Kak Harris dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Surabaya untuk menghadiri rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Balai Kota Surabaya pada 25 Juli 2026.

Melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, dunia pendidikan, dan masyarakat, peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Desa Setiadarma tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga melahirkan gerakan nyata untuk mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, kreatif, berkarakter, dan bebas stunting.
Pilihan Judul Lain yang Lebih Menarik:

Ratusan Anak Bekasi Tumpah Ruah di HAN 2026, Dongeng Kak Harris Jadi Senjata Lawan Stunting

Tangis Haru Warnai HAN 2026 di Bekasi, Anak-Anak Enggan Berpisah dengan Kak Harris dan Ayis
Dari Desa Setiadarma untuk Indonesia:

HAN 2026 Hadirkan Edukasi Gizi, Dongeng, dan Harapan Generasi Emas
Meriah! Hari Anak Nasional 2026 di Bekasi Kampanyekan Gizi Sehat, Kak Harris Sukses Hipnotis Ratusan Anak

Tak Sekadar Seremoni, HAN 2026 di Bekasi Bangun Gerakan Nyata Cegah Stunting Sejak Usia Dini.

Abimanyu***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di News