SuaraPemalang.com – Wajah Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, kini berubah semakin maju. Usai mengikuti upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025, Kamis, 21 Agustus 2025,
Wakil Bupati Pemalang, Nukholes, bersama Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Mohammad Arif, serta jajaran Forkopimda meresmikan hasil pembangunan yang digarap selama 30 hari.
Tak hanya sekadar jalan baru, program TMMD kali ini juga menghadirkan jembatan, talud, hingga rabat beton yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Petani sekarang bisa lebih mudah membawa hasil panennya dengan mobil coak. Jalan yang dibangun lewat TMMD akan sangat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nukholes.
Dandim 0711/Pemalang memastikan seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik, rampung seratus persen. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dijaga bersama agar manfaatnya bisa bertahan lama.
“Kegiatan TMMD ini semata-mata untuk masyarakat. Petani makin semangat, akses angkutan hasil pertanian lebih lancar, dan ekonomi desa ikut bergerak,” tegas Dandim.
Fakta Menarik TMMD Wanarata 2025:
Durasi: 30 hari (23 Juli – 21 Agustus 2025)
Jumlah personel: 155 orang gabungan TNI, Polri, Pemda, Linmas, ormas, dan masyarakat
Anggaran: Rp 449 juta (APBD Provinsi Rp 227 juta + APBD Kabupaten Rp 222 juta)
Hasil Fisik: Jalan baru + pemadatan, jembatan, talud 2 sisi, rabat beton
Hasil Nonfisik: Penyuluhan kebangsaan, hukum, kamtibmas, stunting, pertanian, KB, hingga kebencanaan
Program TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tapi juga menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya hukum, kesehatan, pendidikan, dan semangat bela negara.