Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Kekerasan Anak di Pemalang, Titien: Pencegahan Harus Dimulai dari Keluarga Sempat Dirawat 9 Hari di RS, Siswa SD di Pemalang Meninggal Dunia, Dugaan Akibat Bullying YBM BRI Pemalang Peduli Pendidikan, 40 Siswa Kurang Mampu Terima Perlengkapan Sekolah Dandim Cup Pemalang Sukses, 217 Pecatur Adu Strategi hingga Final Pendopo Kabupaten di Pilih Jadi Tempat Lomba ORADO Semarakan HUT ke-81 TNI Meriahkan HUT ke-81 PMI Pemalang Dengan Senam dan Donor Darah

Berita

Pekerjaan Sasaran Fisik TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 Terus Di Kerjakan Sesuai Target

badge-check


					Pekerjaan Sasaran Fisik TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 Terus Di Kerjakan Sesuai Target Perbesar

Suarapemalang.com|Pemalang – Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat nyata dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2025 di Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Salah satu sasaran fisik utama, yakni pembangunan talud sepanjang 238 meter dengan lebar 4 meter dan tinggi bervariasi antara 1,5 hingga 2 meter, kini telah mencapai progres sekitar 40 persen. Rabu(30/07/2025)

Pekerjaan ini dipimpin langsung oleh Danramil 09/Bantarbolang Kapten Inf Sarmin bersama anggota Koramil dan warga setempat yang bekerja secara bergilir setiap hari dari tiap RT. Talud ini dibangun untuk mencegah longsor, memperkuat struktur jalan, dan mengalirkan air secara lebih tertata agar infrastruktur desa semakin kuat dan tahan lama.

“Pembangunan talud ini sangat penting sebagai penopang jalan agar tidak mudah rusak saat musim hujan. Kami bersyukur antusiasme warga sangat tinggi,” ungkap Kapten Sarmin saat ditemui di lokasi kegiatan.

Kegiatan TMMD di Desa Wanarata tahun ini juga mencakup sejumlah sasaran fisik lainnya, antara lain:

Pembukaan jalan baru sepanjang 275 meter dengan lebar 3 meter.
Pembangunan jembatan sepanjang 11 meter, lebar 3 meter dan tinggi 1 meter.

Talud dua sisi sepanjang 23 meter dengan tinggi 1,2 meter.

Rabat beton sepanjang 60 meter dan lebar 2,5 meter.

Bedah rumah milik Bapak Karmin melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dengan pembangunan talud dan infrastruktur lainnya ini, diharapkan masyarakat Desa Wanarata dapat merasakan manfaat jangka panjang berupa akses transportasi yang lebih lancar, peningkatan ekonomi desa, serta lingkungan yang lebih aman dari ancaman bencana.

Program TMMD ini menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun negeri, memperkuat hubungan emosional serta mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita