Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Peran Bunda PAUD dalam Pengembangan PAUD Holistik Integratif dan Sosialisasi Kebijakan Pendidikan 1 Tahun Pra SD Raker TP PKK Gandeng DLH Pemalang: Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk dan Maggot Bernilai Ekonomis Sidak Ketua TP PKK ke RSUD M Ashari, Dengarkan Langsung Suara Pasien dan Tinjau Perubahan Layanan BRI Beri Apresiasi Agen BRILink Terbaik di Pemalang, Aldila Savarela Nor Turun Langsung BRI Peduli Perkuat Sarana Pendidikan Keagamaan melalui Pavingisasi MDT Riyadlatul Uqul Pakembaran BRI Peduli Hadir untuk Pendidikan, MDT Walisongo Kebongede Terima Bantuan Pembangunan Sarana

Berita

Bupati Anom Inginkan Koperasi Merah Putih di Pemalang Mulai Pelajari Proses Bisnis

badge-check


					Bupati Anom Inginkan Koperasi Merah Putih di Pemalang Mulai Pelajari Proses Bisnis Perbesar

SuaraPemalang.com [Semarang] – Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, mendorong agar Koperasi Merah Putih (KMP) yang ada di Kabupaten Pemalang segera mulai mempelajari dan menjalankan proses bisnisnya.

Hal tersebut disampaikan Anom usai mengikuti Rapat Konsolidasi Satgas Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kamis 28 Agustus 2025.

Bupati memastikan akan segera mengumpulkan serta memberikan pengarahan kepada pengurus KMP di Pemalang agar koperasi bisa berjalan sesuai harapan.

“Yang penting teman-teman di koperasi merah putih sudah mulai beroperasional dan mempelajari proses bisnisnya,” ujar Anom.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai terobosan agar seluruh KMP di desa maupun kelurahan dapat beroperasi. Pasalnya, dari total 8.523 koperasi merah putih yang telah berbadan hukum di Jawa Tengah, baru 1.750 yang sudah berjalan.

“Yang sudah operasional adalah 1.750, sedangkan yang belum operasi ada 6.773 koperasi,” jelas Luthfi.

Meski demikian, seluruh koperasi tersebut sudah memiliki gerai. Untuk itu, Gubernur Luthfi mendorong dinas terkait memberikan pendampingan agar koperasi-koperasi yang belum aktif bisa segera beroperasi.

Sementara itu, Menko Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan mengapresiasi capaian Jawa Tengah sebagai provinsi dengan jumlah KMP operasional terbanyak di Indonesia.

“Saya senang dengan kebijakan Gubernur. Tidak harus sempurna, gerai dulu tidak apa-apa karena ini pengerjaan besar,” kata Zulkifli.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita