Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Gaspol Ekonomi Desa! Kasdim Pemalang Serahkan 50 Mobil Operasional KDKMP, Apresiasi Dukungan Presiden Prabowo Kadis Pendidikan Sentil Outing Class Mahal, Halal Bihalal Yayasan Dian Dharma Tegaskan: Pendidikan Tak Harus Glamour! Semangat HUT ke-76, Satpol PP Pemalang Gandeng PMI Gelar Donor Darah Massal Meriah dan Sarat Makna, HUT ke-20 YRKM Mengori Ditutup Pagelaran Wayang Kolaborasi Empat Dalang Bersama Komisi A DPRD, 12 Desa di Kecamatan Pemalang Minta Pilkades 2026 Tetap Gunakan 1 TPS Berbasis Kearifan Lokal Kadis Kominfo Pemalang: Anggaran Rp. 36 Juta Bukan untuk Satu Vlog, tapi 15 Video

Pendidikan

PPKBD Pemalang Diminta Ikut Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak dalam Penyuluhan

badge-check


					PPKBD Pemalang Diminta Ikut Edukasi Perlindungan Perempuan dan Anak dalam Penyuluhan Perbesar

SuaraPemalang.com – Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Kabupaten Pemalang diminta tidak hanya fokus pada penyuluhan seputar program Keluarga Berencana (KB), tetapi juga menyampaikan materi mengenai Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Hal tersebut disampaikan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam kegiatan Jambore Bangga Kencana. Menurutnya, kasus-kasus PPA di Pemalang cukup banyak dan memerlukan perhatian khusus, baik dari sisi penanganan maupun pencegahannya.

“Tak hanya tentang KB, PPA juga dijadikan materi dalam penyampaian bapak/ibu semua melakukan kegiatan penyuluhan. Intinya ada treatment terhadap kasus PPA ini terutama anak. Kalau ribut sedikit dalam keluarga itu wajar, tapi jangan berkelanjutan, karena yang jadi korban biasanya anak,” tegas Anom.

Kepala Dinsos KBPP Pemalang, Mu’minun, menambahkan bahwa Jambore Bangga Kencana digelar sebagai wadah silaturahmi, bertukar pengalaman, serta meningkatkan wawasan tenaga lini lapangan.

Kegiatan ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan untuk memotivasi kinerja PPKBD agar semakin optimal.

Sementara itu, perwakilan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Harun Abdul Hafiz, menyatakan dukungan penuh terhadap program pengendalian penduduk dan KB.

Harun menilai isu global seperti depopulasi di beberapa negara harus menjadi perhatian, sehingga Indonesia tetap konsisten menjalankan program dua anak cukup.

“Kita tidak ingin Pemalang nantinya justru berkurang penduduknya, tapi jumlahnya harus terkendali. Maka program dua anak itu baik,” ujar Harun.

Acara Jambore Bangga Kencana semakin meriah dengan penampilan yel-yel dari 15 kontingen peserta, terdiri atas 14 kecamatan dan perwakilan Dinsos KBPP.

Pada kesempatan itu, Bupati dan Wakil Bupati Pemalang bersama DPRD Jawa Tengah juga menyerahkan secara simbolis honor PPKBD yang bersumber dari APBD Kabupaten Pemalang tahun 2025.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kadis Pendidikan Sentil Outing Class Mahal, Halal Bihalal Yayasan Dian Dharma Tegaskan: Pendidikan Tak Harus Glamour!

15 April 2026 - 16:30 WIB

Zulkifli Hasan Ajak Siswa Pemalang Melek Pangan, Sosialisasikan MBG dan Tantang Pelajar Berpikir Kritis

2 Maret 2026 - 13:10 WIB

TP PKK dan PWI Pemalang Kolaborasi Jaga Bumi Lewat Gerakan ‘RABU PON’ di Bukit Tangkeban

16 November 2025 - 13:05 WIB

Ombudsman RI Kunjungi Pemalang, Bupati Anom Tegaskan Komitmen Wujudkan Layanan Publik Tanpa Maladministrasi

3 November 2025 - 16:00 WIB

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Gizi Anak dan Ekonomi Lokal Pemalang

3 November 2025 - 14:00 WIB

Trending di Berita