Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Dorong Kapasitas Pelaku UMKM dan Kemajuan Ekonomi Daerah, BRI Kantor Cabang Pemalang Salurkan KUR Rp 766 Miliar Hingga Juli 2026 Aris Ismail Tegaskan Tak Kejar Kursi Wabup Pemalang: “Hormati Proses Hukum dan Mekanisme Partai” Di Tengah Krisis Air Bersih, NU Peduli Hadir Membawa Harapan bagi 978 Warga Pagenteran Siswa Meninggal Dunia Diduga Usai Dikeroyok Lima Teman, Polisi Tunggu Hasil Otopsi KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang

Berita

Festival Wong Gunung Dorong Tingkatkan Ekonomi Kreatif di Pemalang

badge-check


					Festival Wong Gunung Dorong Tingkatkan Ekonomi Kreatif di Pemalang Perbesar

SuaraPemalang.com – Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, secara resmi membuka gelaran satu dekade Festival Wong Gunung (FWG) di Lapangan Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kamis 18 September 2025.

Acara ini turut dihadiri unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), serta para kepala desa se-Kecamatan Pulosari.

Dalam sambutannya, Nurkholes menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara yang konsisten menggelar FWG hingga tahun ke-10. Ia berharap, festival ini ke depan dapat berkembang menjadi agenda nasional.

“Saya mengapresiasi panitia penyelenggara Festival Wong Gunung. Harapan saya, ke depan festival ini tidak hanya berada di tingkat Jawa Tengah, tetapi dapat menjadi even nasional, sekaligus mendorong peningkatan ekonomi kreatif di Kabupaten Pemalang,” ujar Nurkholes.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Festival Wong Gunung merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif.

“Artinya kita memperkenalkan potensi yang ada di Kabupaten Pemalang, kekayaannya luar biasa. Kita punya gunung, pantai, dan dataran. Kita berharap wong gunung menjadi pilar utama ekonomi di Kabupaten Pemalang karena potensi alam dan pertanian yang luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Perkumpulan Kepala Desa se-Kecamatan Pulosari, Tamat, menjelaskan bahwa festival yang digelar selama tiga hari ini berawal dari gagasan masyarakat melalui 12 kepala desa di wilayah Pulosari.

“Festival Wong Gunung sudah 10 tahun berjalan. Acara ini lahir dari ide masyarakat Pulosari melalui para kepala desa untuk mengangkat budaya lokal dan mengembangkan wisata. Alhamdulillah, hari ini kita bisa menyaksikannya bersama sebagai bukti nyata komitmen warga Pulosari dalam membangun pariwisata,” ungkap Tamat.

Festival Wong Gunung tahun ini menampilkan beragam kegiatan budaya, pameran produk UMKM, hingga hiburan rakyat. Kehadirannya diharapkan menjadi magnet wisata sekaligus sarana memperkuat identitas budaya lokal masyarakat Pemalang.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita