Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Peran Bunda PAUD dalam Pengembangan PAUD Holistik Integratif dan Sosialisasi Kebijakan Pendidikan 1 Tahun Pra SD Raker TP PKK Gandeng DLH Pemalang: Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk dan Maggot Bernilai Ekonomis Sidak Ketua TP PKK ke RSUD M Ashari, Dengarkan Langsung Suara Pasien dan Tinjau Perubahan Layanan BRI Beri Apresiasi Agen BRILink Terbaik di Pemalang, Aldila Savarela Nor Turun Langsung BRI Peduli Perkuat Sarana Pendidikan Keagamaan melalui Pavingisasi MDT Riyadlatul Uqul Pakembaran BRI Peduli Hadir untuk Pendidikan, MDT Walisongo Kebongede Terima Bantuan Pembangunan Sarana

Berita

Jalan Baru & Jembatan TMMD di Wanarata Resmi Digunakan, Wabup: Petani Makin Sejahtera

badge-check


					Jalan Baru & Jembatan TMMD di Wanarata Resmi Digunakan, Wabup: Petani Makin Sejahtera Perbesar

SuaraPemalang.com – Wajah Desa Wanarata, Kecamatan Bantarbolang, kini berubah semakin maju. Usai mengikuti upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2025, Kamis, 21 Agustus 2025,

Wakil Bupati Pemalang, Nukholes, bersama Dandim 0711/Pemalang, Letkol Inf Mohammad Arif, serta jajaran Forkopimda meresmikan hasil pembangunan yang digarap selama 30 hari.

Tak hanya sekadar jalan baru, program TMMD kali ini juga menghadirkan jembatan, talud, hingga rabat beton yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Petani sekarang bisa lebih mudah membawa hasil panennya dengan mobil coak. Jalan yang dibangun lewat TMMD akan sangat mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nukholes.

Dandim 0711/Pemalang memastikan seluruh sasaran TMMD, baik fisik maupun nonfisik, rampung seratus persen. Ia berharap fasilitas yang telah dibangun dijaga bersama agar manfaatnya bisa bertahan lama.

“Kegiatan TMMD ini semata-mata untuk masyarakat. Petani makin semangat, akses angkutan hasil pertanian lebih lancar, dan ekonomi desa ikut bergerak,” tegas Dandim.

Fakta Menarik TMMD Wanarata 2025:

Durasi: 30 hari (23 Juli – 21 Agustus 2025)
Jumlah personel: 155 orang gabungan TNI, Polri, Pemda, Linmas, ormas, dan masyarakat

Anggaran: Rp 449 juta (APBD Provinsi Rp 227 juta + APBD Kabupaten Rp 222 juta)

Hasil Fisik: Jalan baru + pemadatan, jembatan, talud 2 sisi, rabat beton

Hasil Nonfisik: Penyuluhan kebangsaan, hukum, kamtibmas, stunting, pertanian, KB, hingga kebencanaan

Program TMMD ini bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tapi juga menumbuhkan kesadaran warga akan pentingnya hukum, kesehatan, pendidikan, dan semangat bela negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita