Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Siswa Meninggal Dunia Diduga Usai Dikeroyok Lima Teman, Polisi Tunggu Hasil Otopsi KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang Babak Baru Kasus OTT Pemalang, Rumah Bupati Anom Widiyantoro Resmi Disegel KPK KPK OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan dan Uang Tunai Lebih Rp2 Miliar Disita KPK Segel Dua Rumah di Pemalang dan Ruang Kepala DPU, Salah Satunya Dikaitkan dengan Kontraktor Lingkaran Bupati

Berita

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, S.E., M.M., Peduli Nelayan, Serahkan Santunan DBHCHT

badge-check


					Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, S.E., M.M., Peduli Nelayan, Serahkan Santunan DBHCHT Perbesar

Suarapemalang.com|Pemalang, Jawa Tengah – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyerahkan santunan kematian kepada keluarga nelayan pekerja rentan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang meninggal dunia. Acara penyerahan santunan ini berlangsung di Desa Lawangrejo, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, pada Selasa (8/7/2025).

Santunan berupa uang tunai yang bersumber dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Pemalang diserahkan langsung oleh Bupati Anom Widiyantoro didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Pemalang Umroni kepada Casmiah, istri sekaligus ahli waris dari almarhum Busaeri. Almarhum diketahui beralamat di RT 03 RW 03 Desa Lawangrejo.

Bupati Anom Widiyantoro menyampaikan rasa belasungkawa dan harapan agar santunan yang diberikan dapat bermanfaat bagi keluarga almarhum. “Alhamdulillah pagi ini sudah diterima oleh keluarga, mudah-mudahan dapat manfaat buat keluarga,” harapnya.

Anom menjelaskan bahwa almarhum Busaeri bekerja sebagai nelayan dan tercatat sebagai DBHCHT di Kabupaten Pemalang. Sebelumnya, almarhum telah didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan oleh Pemerintah Daerah melalui APBD.

Kepala Disnaker Kabupaten Pemalang, Umroni, menambahkan bahwa santunan kematian ini merupakan salah satu bentuk perlindungan sosial bagi pekerja rentan. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri di BPJS Ketenagakerjaan sebagai upaya perlindungan jaminan hari tua maupun santunan kematian.

Umroni juga menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang telah mendaftarkan lebih dari 11 ribu warga berusia sekitar 55-65 tahun sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui APBD. Ini merupakan langkah pertama dan satu-satunya di era Bupati Anom Widiyantoro.

“Mudah-mudahan hal yang baik ini akan terus ditingkatkan sebagai bagian atensi Pemerintah Daerah kepada masyarakat khususnya yang rentan dan kurang mampu,” ujar Umroni.

Acara penyerahan santunan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Hubungan Industrial, Syarat Kerja dan Jaminan Sosial Disnaker Pemalang Arya Dhita dan Kepala Desa Lawangrejo Waliyas. Pemerintah Daerah Kabupaten Pemalang berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan sosial bagi masyarakatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita