Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Siswa Meninggal Dunia Diduga Usai Dikeroyok Lima Teman, Polisi Tunggu Hasil Otopsi KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Pemalang, Tiga Koper Besar Dibawa Masuk ke Kantor Bupati Setelah Anom Ditahan KPK, Nurkholes Ditunjuk Jadi Plt Bupati Pemalang Babak Baru Kasus OTT Pemalang, Rumah Bupati Anom Widiyantoro Resmi Disegel KPK KPK OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan dan Uang Tunai Lebih Rp2 Miliar Disita KPK Segel Dua Rumah di Pemalang dan Ruang Kepala DPU, Salah Satunya Dikaitkan dengan Kontraktor Lingkaran Bupati

Berita

Transparansi Jadi Fokus Pemkab Pemalang dalam Pencegahan Korupsi

badge-check


					Transparansi Jadi Fokus Pemkab Pemalang dalam Pencegahan Korupsi Perbesar

SUARA PEMALANG — Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Mengikuti Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi dan Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 di Kabupaten Pemalang

Pada hari Senin, 16 Juni 2025, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro mengikuti Rapat Koordinasi Program Pencegahan Korupsi dan Pemantauan Tindak Lanjut Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024 di Kabupaten Pemalang yang digelar Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Kegiatan:

– Rapat koordinasi dibuka oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah III (Jateng, DIY, Jatim, Kalbar, Kalteng & Kalsel), Ely Kusumastuti
– Ely Kusumastuti menjelaskan tujuan penting dari Survei Penilaian Integritas (SPI) adalah untuk memetakan tingkat integritas lembaga Pemerintah melalui tiga sumber: pegawai di dalam lembaga (internal), publik yang berhubungan dengan lembaga tersebut (eksternal), dan para ahli (eksper)
– Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan bahwa hasil SPI Kabupaten Pemalang cukup rendah di Jateng dan berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran akan risiko korupsi serta memperbaiki sistem anti korupsi di wilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang

Tujuan:

– Meningkatkan kesadaran akan risiko korupsi dan memperbaiki sistem anti korupsi di wilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang
– Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran dan pelayanan masyarakat
– Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan korupsi

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anom Widiyantoro berkomitmen untuk mengikuti apa yang dibutuhkan oleh KPK, mulai dari sosialisasi, transparansi, mitigasi resiko, dan lain-lain. Ia juga berharap kepada masyarakat Kabupaten Pemalang untuk memberikan informasi maupun komunikasi secara terbuka dengan data yang akurat, sehingga pemerintah dapat melaksanakan transparansi dengan baik.

Rakor tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah, Ka Bappeda, Ka BPKAD, Kepala Bappenda, Ka DPU, Ka BKD, Plt. Ka Disperkim, Ka DPMPTSP, Ka Dinkes, Ka Dindikbud, Admin MCSP, dan Admin SPI Kabupaten Pemalang. Dengan adanya kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pemalang menunjukkan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran akan risiko korupsi serta memperbaiki sistem anti korupsi di wilayah Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita