SuaraPemalang.com – Perayaan Hari Jadi Yayasan Roda Kendali Mengori (YRKM) ke-20 berlangsung meriah dan penuh makna. Puncak acara yang digelar pada Sabtu, 11 April 2026, ditutup dengan pagelaran wayang kulit kolaborasi empat dalang yang membawakan lakon Pari Kesit Dadi Ratu.
Kegiatan peringatan ini telah dimulai sejak Jumat dengan beragam rangkaian acara yang melibatkan masyarakat luas. Mulai dari pentas seni budaya, bakti sosial, santunan bagi lansia dan anak yatim, hingga bazar sembako murah yang disambut antusias warga.
Pagelaran wayang pada malam puncak menjadi magnet utama yang menyedot perhatian masyarakat. Kolaborasi empat dalang menghadirkan nuansa berbeda, menyuguhkan hiburan sekaligus sarat pesan moral dan kearifan lokal.

Ketua YRKM, Marsudi Wahyu Nugroho, menyampaikan bahwa peringatan dua dekade yayasan ini menjadi momentum untuk terus melestarikan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
“Nguri-uri budaya Jawa menjadi komitmen kami. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk tetap mencintai dan melestarikan warisan budaya leluhur,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa selain sebagai ajang hiburan, rangkaian kegiatan sosial yang digelar diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, YRKM Mengori optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan sosial dan budaya di lingkungan desa ke depannya.
Abimanyu













