Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Saluran Air Berubah Posisi, Warga Pemalang Minta Kepastian Administrasi Tanahnya DPRD Bahas Raperda APBD Pemalang 2027, di Rapat Paripurna Plt Bupati Pemalang Jajal Sirkuit Pantai Widuri, di Even Mini Road Race HUT TNI ke-81 Peran Bidan Dalam Upaya Tekan AKI dan Stunting Dapat Apresuasi Oleh Plt Bupati Pemalang Bukan Sekadar Potong Tumpeng, HUT IBI Pemalang Jadi Panggung Aspirasi Bidan GAPENSI Pemalang Soroti Tata Kelola Proyek, Sebut Asosiasi Tak Pernah Dilibatkan

Berita

Gotong Royong Atasi Kemiskinan, Warga Randudongkal Terima Bantuan RTLH

badge-check


					Gotong Royong Atasi Kemiskinan, Warga Randudongkal Terima Bantuan RTLH Perbesar

SuaraPemalang.com – Upaya pemerintah daerah dalam menanggulangi kemiskinan kembali diwujudkan melalui penyerahan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, didampingi Ketua Baznas Kabupaten Pemalang, Agus Nurkholis, secara simbolis menyerahkan bantuan RTLH kepada warga di Kecamatan Randudongkal, Kamis (18/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Wabup Nurkholes menegaskan bahwa program RTLH merupakan langkah konkret Pemkab Pemalang bersama Baznas untuk memperbaiki taraf hidup masyarakat kurang mampu, khususnya di bidang perumahan.

“Masih banyak masyarakat kita yang tinggal di hunian tidak layak. Oleh karena itu, Pemda bekerja sama dengan Baznas berkomitmen membantu sekaligus menanggulangi persoalan kemiskinan yang nyata di lapangan,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga masyarakat, agar program berjalan maksimal.

“Dengan keterbatasan anggaran, kita butuh semangat gotong royong. Yang terpenting adalah kepedulian bersama. Kalau masyarakat rukun dan saling peduli, pembangunan akan lebih mudah terlaksana,” imbuhnya.

Ketua Baznas Pemalang, Agus Nurkholis, menambahkan bahwa pihaknya menyalurkan bantuan RTLH sebesar Rp10 juta untuk warga Randudongkal. Ia pun berharap adanya swadaya masyarakat agar pembangunan rumah bisa benar-benar layak huni.

“Dengan dana sebesar itu tentu belum mencukupi. Karena itu, kami berharap ada partisipasi dari warga sekitar. Masyarakat yang ingin mengajukan bantuan RTLH bisa menyampaikannya ke Baznas, selama memenuhi salah satu dari delapan kriteria yang telah ditetapkan,” jelas Agus.

Salah seorang penerima bantuan, Wiwi, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian pemerintah.

“Alhamdulillah, saya merasa senang dan berterima kasih karena pemerintah hadir membantu memperbaiki kondisi rumah kami,” ucapnya.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Berita