Menu

Mode Gelap
Penyuluhan Hukum Terpadu, Warga Surajaya Antusias Tingkatkan Kesadaran Hukum di TMMD Sengkuyung 2026 TMMD Hubungkan Dua Desa dan Dua Kecamatan, Kades Surajaya Sampaikan Apresiasi Zulkifli Hasan Ajak Siswa Pemalang Melek Pangan, Sosialisasikan MBG dan Tantang Pelajar Berpikir Kritis Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha Enam Kandidat Sekda Pemalang Siap Adu Kompetensi di Assessment Center Peringati HPN 2026, Lima Narasumber Hadir di FGD Jagongan Bareng Media WN Network

Berita

Bupati Anom Buka Seminar Hari Santri Nasional 2025: Santri Harus Jadi Teladan Membangun Peradaban

badge-check


					Bupati Anom Buka Seminar Hari Santri Nasional 2025: Santri Harus Jadi Teladan Membangun Peradaban Perbesar

SuaraPemalang.com – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Pemalang menggelar Seminar Hari Santri Nasional di ruang Pandawa Hotel Winner, Selasa, 14 Oktober 2025. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Dalam sambutannya, Bupati Anom berpesan kepada seluruh peserta agar selalu menebarkan kebaikan di lingkungan masing-masing serta meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat.

“Mudah-mudahan kegiatan pagi ini bisa menjadi motivasi dalam menjaga nilai-nilai keislaman serta akhlak. Santri harus menjadi teladan dalam membangun karakter bangsa,” ujarnya.

Anom juga menegaskan bahwa momentum Hari Santri Nasional hendaknya dijadikan sarana untuk memperkuat ukhuwah dan peran santri dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, kontribusi kalangan pesantren sangat penting dalam membangun peradaban dan kesejahteraan masyarakat Pemalang.

“Mari bersama-sama mendukung perkembangan kehidupan bermasyarakat dan meningkatkan kesejahteraan untuk membangun peradaban, agar generasi ke depan menjadi cerdas dan berakhlak mulia,” ajaknya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setda Pemalang, Kholimin, dalam laporannya menyampaikan bahwa seminar ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kualitas diri, menguatkan mental spiritual, serta menjaga kesehatan fisik dan lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membentuk kemandirian dan tanggung jawab santri.

“Kami ingin menanamkan semangat kebaikan dan menjauhi perilaku maupun ucapan yang melanggar ajaran agama,” jelasnya.

Kholimin menambahkan, kegiatan diikuti oleh 140 peserta dari 70 Pondok Pesantren se-Kabupaten Pemalang.

Turut hadir dalam acara tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesra Tutuko Raharjo, serta dua narasumber dari Himpunan Psikolog Indonesia (HIMPSI) dan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) yang membawakan materi seputar penguatan karakter dan kesadaran hukum bagi santri.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyuluhan Hukum Terpadu, Warga Surajaya Antusias Tingkatkan Kesadaran Hukum di TMMD Sengkuyung 2026

2 Maret 2026 - 17:16 WIB

TMMD Hubungkan Dua Desa dan Dua Kecamatan, Kades Surajaya Sampaikan Apresiasi

2 Maret 2026 - 17:03 WIB

Zulkifli Hasan Ajak Siswa Pemalang Melek Pangan, Sosialisasikan MBG dan Tantang Pelajar Berpikir Kritis

2 Maret 2026 - 13:10 WIB

Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha

1 Maret 2026 - 23:46 WIB

Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha

Enam Kandidat Sekda Pemalang Siap Adu Kompetensi di Assessment Center

19 Februari 2026 - 10:00 WIB

Trending di Berita