SuaraPemalang.com – Ribuan pasang mata memadati Lapangan Sepak Bola Desa Sewaka, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Kamis sore (28 Agustus 2025).
Suasana meriah menyambut pembukaan Turnamen Sepak Bola Sewaka Open 2025 yang secara resmi dibuka oleh Komandan Kodim 0711/Pemalang, Letkol Inf Muhammad Arif, S. Hub. Int.
Acara pembukaan turut dihadiri jajaran Forkopimcam, di antaranya Danramil 01/Pemalang, Danramil 12/Watukumpul, Kapolsek Pemalang AKP Agus, Ketua Panitia BP Sukisman, para official tim, serta sekitar 500 penonton yang antusias menunggu laga perdana.
Dalam sambutannya, Dandim menegaskan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan dan persaudaraan antarwarga.
“Turnamen ini diharapkan dapat menjadi ajang positif bagi pemuda untuk menyalurkan bakat serta energi ke arah yang bermanfaat. Sepak bola bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi juga tentang sportivitas, kerja sama, dan semangat kebersamaan. Mari kita jaga turnamen ini agar berjalan aman, tertib, dan lancar sampai babak final nanti,” ujar Dandim.
Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, BP Sukisman, menyampaikan apresiasi atas dukungan semua pihak, khususnya dari Dandim dan jajaran Forkopimcam.
Panitia penyelenggara berharap turnamen ini mampu melahirkan bibit-bibit unggul sepak bola dari Desa Sewaka dan sekitarnya yang bisa berprestasi di tingkat kabupaten hingga Nasional.
Pertandingan pembuka mempertemukan kesebelasan Mutiara melawan Singaraja. Laga berlangsung sengit dengan tempo tinggi, namun Singaraja berhasil keluar sebagai pemenang lewat skor 2–0 berkat dua gol yang tercipta di babak kedua.
Turnamen Sewaka Open 2025 akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan dengan melibatkan sejumlah tim terbaik dari desa-desa di Kabupaten Pemalang.
Selain menjadi ajang olahraga, turnamen ini juga menjadi media silaturahmi, mempererat persatuan, sekaligus membangkitkan kembali gairah sepak bola di tingkat akar rumput.
Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan panitia, turnamen ini diyakini akan berjalan sukses hingga partai final nanti.
Terlihat antusiasme warga yang begitu tinggi menjadi bukti bahwa sepak bola tetap menjadi magnet sekaligus perekat persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.