Menu

Mode Gelap
Buka Dapur Umum, DPC PDI Perjuangan Pemalang Bersama Dede Indra Permana Bantu Warga Penakir Terdampak Banjir Festival Budaya Jimat Dibatalkan, Pemkab Pemalang Utamakan Keselamatan Warga Ngobras Bareng Rizal Bawazier, PKS Pemalang Fokuskan Penguatan Ekonomi Kader PKS Hadir di Tengah Banjir, Ringankan Beban Warga Ampelgading, Comal dan Ulujami PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbangan Kejari Pemalang Paparkan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target hingga 288 Persen

Hiburan

Nurkholes: Wayang Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Pendidikan dan Pelestarian Budaya

badge-check


					Nurkholes: Wayang Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Pendidikan dan Pelestarian Budaya Perbesar

SuaraPemalang.com – Pagelaran wayang golek dalam rangka Sedekah Bumi di Halaman Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, menjadi momentum penting dalam upaya menjaga kelestarian budaya lokal. Sabtu 6 September 2025.

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa wayang bukan hanya tontonan semata, melainkan juga sarana pendidikan yang sarat dengan pesan moral, nilai kehidupan, serta filosofi yang relevan.

“Wayang bukan sekadar hiburan, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan moral, pendidikan, dan filosofi kehidupan dengan cara yang menarik serta mudah dipahami,” ungkap Nurkholes.

Menurutnya, pementasan wayang yang menjadi puncak kegiatan Sedekah Bumi ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni tradisional yang adiluhung.

Dirinya menambahkan, tradisi Sedekah Bumi memiliki nilai kearifan lokal yang tinggi, karena merekatkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, serta antar sesama.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang di peroleh masarakat warga Desa Jatirejo hususnya sepanjang tahun.

Nurkholes mendorong agar para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat terus mengenalkan seni budaya tradisional kepada anak-anak sejak dini.

Dengan begitu, anak-anak dan kaum remaja diharapkan tumbuh rasa bangga dan rasa memiliki terhadap budaya lokal serta

“Semoga acara ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda budaya tahunan yang ditunggu masyarakat,” pungkasnya.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Buka Dapur Umum, DPC PDI Perjuangan Pemalang Bersama Dede Indra Permana Bantu Warga Penakir Terdampak Banjir

25 Januari 2026 - 21:05 WIB

Buka Dapur Umum, DPC PDI Perjuangan Pemalang Bersama Dede Indra Permana Bantu Warga Penakir Terdampak Banjir

Festival Budaya Jimat Dibatalkan, Pemkab Pemalang Utamakan Keselamatan Warga

25 Januari 2026 - 01:10 WIB

PKS Hadir di Tengah Banjir, Ringankan Beban Warga Ampelgading, Comal dan Ulujami

24 Januari 2026 - 06:44 WIB

Ketua DPC PKS Comal Maryono saat memberikan bantuan kepada warga terdampak (Dok. PKS)

PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbangan

20 Januari 2026 - 22:10 WIB

PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbanga

Kejari Pemalang Paparkan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target hingga 288 Persen

31 Desember 2025 - 16:31 WIB

Trending di Berita