Menu

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Penyuluhan Hukum Terpadu, Warga Surajaya Antusias Tingkatkan Kesadaran Hukum di TMMD Sengkuyung 2026 TMMD Hubungkan Dua Desa dan Dua Kecamatan, Kades Surajaya Sampaikan Apresiasi Zulkifli Hasan Ajak Siswa Pemalang Melek Pangan, Sosialisasikan MBG dan Tantang Pelajar Berpikir Kritis Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha Enam Kandidat Sekda Pemalang Siap Adu Kompetensi di Assessment Center

Hiburan

Nurkholes: Wayang Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Pendidikan dan Pelestarian Budaya

badge-check


					Nurkholes: Wayang Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Media Pendidikan dan Pelestarian Budaya Perbesar

SuaraPemalang.com – Pagelaran wayang golek dalam rangka Sedekah Bumi di Halaman Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Ampelgading, menjadi momentum penting dalam upaya menjaga kelestarian budaya lokal. Sabtu 6 September 2025.

Wakil Bupati Pemalang, Nurkholes, yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa wayang bukan hanya tontonan semata, melainkan juga sarana pendidikan yang sarat dengan pesan moral, nilai kehidupan, serta filosofi yang relevan.

“Wayang bukan sekadar hiburan, tetapi juga media untuk menyampaikan pesan moral, pendidikan, dan filosofi kehidupan dengan cara yang menarik serta mudah dipahami,” ungkap Nurkholes.

Menurutnya, pementasan wayang yang menjadi puncak kegiatan Sedekah Bumi ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan minat generasi muda terhadap seni tradisional yang adiluhung.

Dirinya menambahkan, tradisi Sedekah Bumi memiliki nilai kearifan lokal yang tinggi, karena merekatkan hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, serta antar sesama.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil bumi yang di peroleh masarakat warga Desa Jatirejo hususnya sepanjang tahun.

Nurkholes mendorong agar para orang tua, guru, dan tokoh masyarakat terus mengenalkan seni budaya tradisional kepada anak-anak sejak dini.

Dengan begitu, anak-anak dan kaum remaja diharapkan tumbuh rasa bangga dan rasa memiliki terhadap budaya lokal serta

“Semoga acara ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda budaya tahunan yang ditunggu masyarakat,” pungkasnya.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir

4 Maret 2026 - 16:15 WIB

Penyuluhan Hukum Terpadu, Warga Surajaya Antusias Tingkatkan Kesadaran Hukum di TMMD Sengkuyung 2026

2 Maret 2026 - 17:16 WIB

TMMD Hubungkan Dua Desa dan Dua Kecamatan, Kades Surajaya Sampaikan Apresiasi

2 Maret 2026 - 17:03 WIB

Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha

1 Maret 2026 - 23:46 WIB

Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha

Enam Kandidat Sekda Pemalang Siap Adu Kompetensi di Assessment Center

19 Februari 2026 - 10:00 WIB

Trending di Berita