Menu

Mode Gelap
PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbangan Kejari Pemalang Paparkan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target hingga 288 Persen Rapat Anggota Sukses Digelar, Sahabat Imam Ropii Nahkodai PR GP Ansor Desa Danasari  TP PKK dan PWI Pemalang Kolaborasi Jaga Bumi Lewat Gerakan ‘RABU PON’ di Bukit Tangkeban “Bumiayu Tenggelam, Slamet Menangis: Luka Alam yang Kian Dalam” Ombudsman RI Kunjungi Pemalang, Bupati Anom Tegaskan Komitmen Wujudkan Layanan Publik Tanpa Maladministrasi

Berita

Komitmen Pemkab Pemalang Siap Dorong Sarung Goyor Tembus Pasar Dunia

badge-check


					Komitmen Pemkab Pemalang Siap Dorong Sarung Goyor Tembus Pasar Dunia Perbesar

SuaraPemalang.com – Pemerintah Kabupaten Pemalang berkomitmen membantu memperluas pasar penjualan sarung goyor agar mampu menembus pasar internasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, usai melepas peserta karnaval Festival Sarung Goyor (Fesago) di Lapangan Desa Wanarejan Utara, Minggu 5 Oktober 2025.

“Nanti kita coba bantu untuk ke pasar yang lebih luas dan memberi efek perekonomian yang luar biasa sehingga sarung goyor bisa mendunia,” ujar Anom.

Bupati Anom menilai Fesago menjadi salah satu kegiatan budaya yang sangat potensial dalam memperkuat identitas lokal sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Ia mengapresiasi semangat warga Wanarejan Utara yang setiap tahun mampu menyelenggarakan festival ini dengan meriah.

“Acara Festival Sarung Goyor setiap tahun selalu heboh dan meriah. Ini harus kita support, apalagi pengrajin sarung goyor sekarang alhamdulillah sudah bisa menembus pasar Timur Tengah,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Wanarejan Utara, Mahmud, menjelaskan bahwa sekitar 80 persen warganya merupakan pengrajin dan pengusaha sarung goyor. Karena itu, festival ini menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan.

“Kami adakan acara ini setiap tahun karena mayoritas warga kami adalah pengrajin sarung goyor. Harapannya, produk unggulan ini tidak hanya dikenal di Asia Tenggara, tapi juga bisa menuju ke pasar Afrika,” harap Mahmud.

Mahmud menambahkan, karnaval tahun ini diikuti oleh 36 RT dengan jumlah peserta mencapai sekitar 3.000 orang.

“Tiap RT ada yang membawa 40 hingga 50 peserta, totalnya mencapai tiga ribu orang,” jelasnya.

Salah satu peserta karnaval, Khodijah, yang juga merupakan pengrajin sarung goyor, berharap festival ini dapat membawa kemajuan bagi para perajin dan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Saya berharap acara sarung goyor bisa lebih maju dan masyarakatnya semakin makmur,” tuturnya.

Sebagai informasi, Festival Sarung Goyor (Fesago) 2025 digelar selama tiga hari, mulai Jumat (3/10) hingga Minggu (5/10/2025) di Lapangan Desa Wanarejan Utara.

Beragam kegiatan turut memeriahkan acara ini, antara lain Lomba Mewarnai, Lomba Qasidah, Sedekah Bumi, Senam Goyor, Lomba Hadroh, serta Karnaval Festival Sarung Goyor yang menjadi puncak perayaan.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbangan

20 Januari 2026 - 22:10 WIB

PKS Pemalang Salurkan Bantuan Alat Kebersihan dan Obat-obatan untuk Korban Banjir Desa Limbanga

Kejari Pemalang Paparkan Capaian Kinerja 2025, PNBP Lampaui Target hingga 288 Persen

31 Desember 2025 - 16:31 WIB

Rapat Anggota Sukses Digelar, Sahabat Imam Ropii Nahkodai PR GP Ansor Desa Danasari 

29 Desember 2025 - 16:47 WIB

Rapat Anggota Sukses Digelar, Sahabat Imam Ropii Nahkodai PR GP Ansor Desa Danasari 

TP PKK dan PWI Pemalang Kolaborasi Jaga Bumi Lewat Gerakan ‘RABU PON’ di Bukit Tangkeban

16 November 2025 - 13:05 WIB

“Bumiayu Tenggelam, Slamet Menangis: Luka Alam yang Kian Dalam”

10 November 2025 - 10:33 WIB

Trending di Berita