Menu

Mode Gelap
Penyuluhan Hukum Terpadu, Warga Surajaya Antusias Tingkatkan Kesadaran Hukum di TMMD Sengkuyung 2026 TMMD Hubungkan Dua Desa dan Dua Kecamatan, Kades Surajaya Sampaikan Apresiasi Zulkifli Hasan Ajak Siswa Pemalang Melek Pangan, Sosialisasikan MBG dan Tantang Pelajar Berpikir Kritis Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha Enam Kandidat Sekda Pemalang Siap Adu Kompetensi di Assessment Center Peringati HPN 2026, Lima Narasumber Hadir di FGD Jagongan Bareng Media WN Network

Berita

Kirab Ageng Banyu Panguripan Jadi Magnet Puncak Festival Wong Gunung Pemalang

badge-check


					Kirab Ageng Banyu Panguripan Jadi Magnet Puncak Festival Wong Gunung Pemalang Perbesar

SuaraPemalang.com – Ribuan warga padati Lapangan Desa Pulosari, untuk menyaksikan prosesi Kirab Ageng Banyu Panguripan,

Acara puncak kemeriahan Festival Wong Gunung yang telah berlangsung tiga hari berturut-turut. Sabtu, 20 September 2025.

Prosesi kirab dimulai dari Kantor Kecamatan Pulosari menuju lapangan desa sejauh 200 meter.

Kirab diikuti Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama istri, Wakil Bupati Nurkholes beserta istri, jajaran Forkopimda, Forkopimcam, para kepala desa, hingga para pendekar pembawa obor.

Setibanya di lapangan, obor suci diserahkan dari perwakilan pendekar kepada Wakil Bupati, kemudian diteruskan kepada Bupati untuk ditempatkan di panggung utama.

Obor tersebut melambangkan semangat masyarakat Pulosari yang menyala sekaligus menjadi simbol penerang dalam kegelapan.

Selain kirab, acara juga dirangkai dengan launching Rencana Pembangunan Kawasan Pedesaan (RPKP) Kecamatan Pulosari, yang ditandai pemukulan kentongan serempak oleh Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, Forkopimcam, serta para kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Anom menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh masyarakat, panitia, camat, dan para kepala desa di Kecamatan Pulosari.

Menurutnya, festival ini bukan sekadar ajang budaya, melainkan juga penggerak ekonomi lokal.

“Tanpa event organizer, tapi karena kita guyub rukun, kita bisa melaksanakan kegiatan semeriah ini,” ujarnya.

Bupati juga berpesan agar masyarakat terus menjaga silaturahmi, melestarikan budaya, sekaligus menjaga lingkungan dan alam.

“Inilah bukti pemerintah bersama masyarakat selalu bahu-membahu menjaga kondusifitas dan pembangunan di Pemalang,” katanya.

Ketua TP PKK Pemalang, Noor Faizah Maenofie, berharap Kecamatan Pulosari bisa menjadi daerah yang gemah ripah loh jinawi dan menjadi teladan bagi wilayah lain.

Sementara itu, warga Randudongkal, Dian dan Puri, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan festival.

“Acaranya bagus, meriah, dan baru ada festival wong gunung di Pemalang. Semoga bisa terus dilestarikan dan dicontoh desa-desa lain,” ungkapnya.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penyuluhan Hukum Terpadu, Warga Surajaya Antusias Tingkatkan Kesadaran Hukum di TMMD Sengkuyung 2026

2 Maret 2026 - 17:16 WIB

TMMD Hubungkan Dua Desa dan Dua Kecamatan, Kades Surajaya Sampaikan Apresiasi

2 Maret 2026 - 17:03 WIB

Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha

1 Maret 2026 - 23:46 WIB

Basnom HIPMI Pemalang Resmi Dilantik, Dorong Kolaborasi Ekonomi dengan Pemda dan Pelaku Usaha

Enam Kandidat Sekda Pemalang Siap Adu Kompetensi di Assessment Center

19 Februari 2026 - 10:00 WIB

Peringati HPN 2026, Lima Narasumber Hadir di FGD Jagongan Bareng Media WN Network

12 Februari 2026 - 13:16 WIB

Peringati HPN 2026, Lima Narasumber Hadir di FGD Jagongan Bareng Media WN Network
Trending di Berita