Menu ✖

Mode Gelap
Tiga Nama “Gerbong IPDN” Masuk Tiga Besar Bursa Sekda Pemalang, Kandidat Non-IPDN Dipastikan Tersingkir Saluran Air Berubah Posisi, Warga Pemalang Minta Kepastian Administrasi Tanahnya DPRD Bahas Raperda APBD Pemalang 2027, di Rapat Paripurna Plt Bupati Pemalang Jajal Sirkuit Pantai Widuri, di Even Mini Road Race HUT TNI ke-81 Peran Bidan Dalam Upaya Tekan AKI dan Stunting Dapat Apresuasi Oleh Plt Bupati Pemalang Bukan Sekadar Potong Tumpeng, HUT IBI Pemalang Jadi Panggung Aspirasi Bidan GAPENSI Pemalang Soroti Tata Kelola Proyek, Sebut Asosiasi Tak Pernah Dilibatkan

Politik

PSI Tidak Terbuka, Pengurus Pemalang Merasa Dibohongi

badge-check


					PSI Tidak Terbuka, Pengurus Pemalang Merasa Dibohongi Perbesar

SuaraPemalang.com – Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Pemalang melontarkan kritik keras terhadap keputusan pergantian kepemimpinan yang dinilai sepihak dan tanpa transparansi.

Agung, Sekretaris DPD PSI Pemalang, mengaku kecewa atas kabar pergantian Ketua Mukhsinin yang disebut digantikan oleh Sudarsono, eks kader PDI-P. Menurutnya, keputusan itu muncul tanpa alasan jelas dan tanpa komunikasi terlebih dahulu kepada jajaran pengurus.

“Bagi partai, mungkin biasa mengganti struktur sesukanya atasan. Tapi semua itu kan harus ada aturan mainnya, setidaknya ada tolak ukur apa alasan diganti. Selama dipimpin Pak Mukhsinin, PSI Pemalang berjalan sangat baik, terbuka dalam informasi maupun keuangan, dan bahkan kami berhasil membesarkan partai hingga tingkat ranting serta memenangkan Pilkada,” tegas Agung, Jumat, 29 Agustus 2025.

Ia menilai, keputusan pergantian ini janggal. Pasalnya, pesan WhatsApp dari Sudarsono tentang dirinya akan ditunjuk sebagai Ketua DPD PSI Pemalang muncul pada 19 Agustus 2025, sementara surat resmi dari DPW PSI Jawa Tengah baru keluar pada 25 Agustus 2025.

“Bagaimana tidak sepihak? Pesan WA sudah lebih dulu muncul, tapi surat resmi baru belakangan. Dan saat pertemuan tadi siang, dipastikan Sudarsono menggantikan Pak Mukhsinin. Lalu, di mana keterbukaannya yang selalu diklaim PSI?” imbuhnya.

Kekecewaan ini memunculkan pertanyaan besar di internal pengurus DPD PSI Pemalang mengenai komitmen partai terhadap prinsip keterbukaan yang selama ini dijadikan identitas.

***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Politik