Batik Karya Siswa SLB N 1 Pemalang Dipakai Ganjar


840
840 points

Suarapemalang.com – ADA yang unik dari batik yang dikenakan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo  untuk bertugas di hari Rabu (13/2/2019). Batik berwarna merah maroon yang dipakainya hari itu memiliki tulisan di bagian belakang kerahnya.

Tulisan putih di bagian kerah yang berbunyi ‘SLB Negeri I Pemalang’ itu cukup mencolok, sehingga orang di samping atau di belakang Ganjar pasti akan mudah melihatnya.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen Doni Manardo saat menghadiri Rapat Koordinasi BPBD se Jawa Tengah di Semarang, terlihat tertarik dengan batik yang dikenakan Ganjar itu.

“Iya, ini batik yang dibuat oleh teman-teman difabel dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri I Pemalang. Tadi pak Doni tertarik dan menanyakan batik yang saya pakai ini. Kata dia, batiknya keren, bagus,” ucap Ganjar Pranowo, Rabu (13/2).

Gubernur Jawa Tengah dua periode ini dikenal sangat mengapresiasi karya-karya difabel. Beberapa kali, Ganjar membeli hasil-hasil karya anak-anak difabel yang sangat menarik.

“Saya itu penggemar batik, kerajinan, apalagi kalau karya itu dihasilkan oleh teman-teman difabel, bagi saya itu memiliki makna luar biasa,” terangnya.

Setiap dirinya datang ke berbagai acara, Ganjar selalu ditawari karya oleh kelompok masyarakat difabel itu. Ganjar menceritakan, dirinya pernah membeli batik ciprat karya anak-anak tunanetra yang sangat bagus dan memiliki nilai seni tinggi. Dia juga pernah membeli handycraft yang dibuat penyandang difabilitas lainnya.

“Dulu yang batik ciprat juga saya jahit dan saya pakai sehari-hari. Sekarang ini saya dapat terus ada tulisannya ini, sengaja tidak saya hilangkan dan saya minta penjahit saya untuk buat. Ini yang buat SLB Negeri I Pemalang,” bebernya.

Apa yang dilakukan Ganjar itu ternyata memiliki efek yang bagus. Banyak sejawat Ganjar Pranowo tertarik dengan batik yang dikenakannya.

“Ada teman-teman dari Jakarta yang tertarik kemudian saya kasih. Mereka semuanya senang, bahkan ada yang meminta alamat pembuat batik ini. Jadi saya pakai ini juga promosi,” tegasnya.

Ganjar menerangkan, karya masyarakat dengan berkebutuhan khusus tidak bisa dipandang sebelah mata. Banyak karya yang dihasilkan sangat bagus dan tidak kalah saing dengan produk yang dibuat oleh masyarakat pada umumnya.

“Untuk itu, salah satu cara yang harus dilakukan adalah dengan mengapresiasi karya mereka dengan membeli atau memakai produk hasil kerajinan mereka. Itu yang selama ini saya lakukan, untuk itu saya pesan kepada masyarakat, mari kita apreiasi karya anak bangsa ini. Caranya bagaimana? ya tukunen (beli saja),” tambahnya.

Menurut Ganjar, para penyandang difabilitas itu butuh ruang dan apresiasi. Maka kalau hal itu dapat diwujudkan, maka keberadaan para difabel itu akan terus ada, diakui dan eksis.

“Harapannya mereka bisa hidup mandiri di kelak kemudian hari, dan bisa memproduksi karya-karya terbaiknya,” pungkasnya. (*/chi)

 

Source link


What's Your Reaction?

bingung
0
bingung
tidak suka
0
tidak suka
suka
0
suka
lucu lucu
0
lucu

0 Comments

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Choose A Format
Personality quiz
Series of questions that intends to reveal something about the personality
Trivia quiz
Series of questions with right and wrong answers that intends to check knowledge
Poll
Voting to make decisions or determine opinions
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
List
The Classic Internet Listicles
Countdown
The Classic Internet Countdowns
Open List
Submit your own item and vote up for the best submission
Ranked List
Upvote or downvote to decide the best list item
Meme
Upload your own images to make custom memes
Video
Youtube, Vimeo or Vine Embeds
Audio
Soundcloud or Mixcloud Embeds
Image
Photo or GIF
Gif
GIF format